Yogyakarta, 23 Oktober 2025 — Departemen Obstetri dan Ginekologi, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FKKMK) Universitas Gadjah Mada, menyelenggarakan acara Pelepasan dan Brevet Dokter Spesialis dan Subspesialis Baru periode Oktober 2025 di Gedung Tahir FKKMK UGM.
Acara ini menjadi momen penting bagi para lulusan yang telah menempuh pendidikan panjang dan penuh dedikasi. Pada periode ini, dr. Annisa Fitriani, Sp.O.G. resmi dikukuhkan sebagai alumni ke-608 Program Spesialis Obstetri dan Ginekologi. Sementara itu, dua lulusan Subspesialis Obstetri dan Ginekologi Sosial (Obginsos), yakni dr. Marta Isyana Dewi, Sp.O.G., Subsp. Obginsos. (alumni ke-160) dan dr. Rahmalina, Sp.O.G., Subsp. Obginsos. (alumni ke-161), turut dilepas dalam acara tersebut.
Pelaksanaan ujian nasional bagi peserta didik subspesialis dilakukan dalam dua tahap, yaitu ujian submatif di Medan pada Mei 2025, di mana dr. Marta Isyana Dewi berhasil meraih predikat lulusan terbaik, dan Ujian Kompetensi Nasional (UKN) di Bali pada Juli 2025. Sedangkan dr Annisa Fitriani, SpOG menyelesaikan Ujian Kompetensi Nasional (UKN) Spesialis di Bali pada Juli 2025

Acara pelepasan dibuka oleh Ketua Departemen Obstetri dan Ginekologi, Dr. dr. Ardhanu Kusumanto, Sp.O.G., Subsp.Onk. yang memberikan pembekalan kepada para lulusan baru. Dalam sambutannya, beliau berpesan agar para dokter spesialis dan subspesialis yang baru dikukuhkan dapat mengamalkan ilmu yang telah diperoleh untuk peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya kesehatan perempuan di Indonesia.
Suasana haru dan bahagia terasa di antara para peserta dan civitas akademika. Departemen Obstetri dan Ginekologi FKKMK UGM kembali menorehkan prestasi dengan melahirkan lulusan baru yang diharapkan mampu berkontribusi secara nyata di tempat tugas masing-masing serta menjadi agen perubahan dalam bidang kesehatan ibu dan anak di tanah air.
Acara pelepasan dokter spesialis serta subspesialis Obstetri dan Ginekologi ini berkaitan erat dengan ini mendukung tercapainya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) nomor 3, yaitu:
SDG 3 : Kehidupan Sehat dan Sejahtera (Good Health and Well-being)
Lebih spesifiknya, kegiatan ini mendukung beberapa target di dalam SDG 3, terutama:
- Target 3.1: Menurunkan angka kematian ibu.
Lulusan spesialis dan subspesialis Obstetri dan Ginekologi berperan langsung dalam pelayanan kesehatan ibu, termasuk penanganan kehamilan, persalinan, dan komplikasi kebidanan.
- Target 3.7: Memastikan akses universal terhadap pelayanan kesehatan reproduksi.
Dengan meningkatnya jumlah tenaga ahli di bidang kesehatan reproduksi, akses dan kualitas layanan kesehatan perempuan semakin baik.