Yogyakarta, 13 Januari 2026 — Program Studi Subspesialis Obstetri dan Ginekologi, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada (UGM) melanjutkan rangkaian asesmen lapangan re-akreditasi oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan (LAMPTKes) pada hari ketiga. Kegiatan berlangsung di Gedung Tahir Sayap Utara Lantai 8 FK-KMK UGM, serta dilengkapi dengan visitasi lapangan ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. Sardjito dan berbagai fasilitas pendukung pendidikan dan pelayanan klinis di lingkungan FK-KMK UGM.

Rangkaian asesmen hari ketiga diawali dengan konferensi klinis yang merefleksikan proses pembelajaran berbasis kasus nyata. Pada sesi ini, peserta didik subspesialis obsetri dan ginekologi mendiskusikan Root Cause Analysis (RCA) sebagai pendekatan sistematis dalam mengevaluasi penatalaksanaan kasus klinis dan melibatkan kolaborasi multidisiplin. Kegiatan ini menunjukkan integrasi yang kuat antara pendidikan akademik dan praktik klinis, sekaligus menegaskan komitmen program studi terhadap peningkatan mutu layanan dan keselamatan pasien.
Tahapan asesmen kemudian dilanjutkan dengan wawancara bersama peserta didik dan alumni Program Studi Subspesialis Obstetri dan Ginekologi. Tim asesor menggali secara mendalam pelaksanaan proses pembelajaran pada masing-masing peminatan, yaitu Fertilitas Endokrinologi Reproduksi, Kedokteran Feto Maternal, serta Obstetri dan Ginekologi Sosial. Dalam sesi wawancara alumni, hadir dr. Laily Chilmawati, SpOG.Subsp.F.E.R., dan dr. Alfun Dhiya A.N., SpOG.Subsp.Obginsos, yang berbagi pengalaman mengenai dampak pendidikan subspesialis terhadap kompetensi klinis dan peran profesional di layanan kesehatan. Diskusi berlangsung interaktif dan memberikan gambaran komprehensif mengenai kualitas lulusan serta relevansi kurikulum dengan kebutuhan pelayanan kesehatan ibu dan perempuan.

Dalam rangka melengkapi penilaian secara komprehensif, tim asesor melakukan kunjungan lapangan untuk meninjau langsung pelaksanaan pelayanan pasien. Kegiatan ini mencakup berbagai unit di RSUP Dr. Sardjito, seperti poliklinik reguler, Permata Hati, bangsal perawatan, serta ruang Kelompok Staf Medis (KSM). Selain itu, tim asesor juga meninjau perpustakaan dan berbagai fasilitas pendukung, baik di lingkungan FK-KMK maupun di tingkat universitas, termasuk Gelanggang Inovasi dan Kreativitas serta Balairung Universitas Gadjah Mada. Kunjungan lapangan ini menjadi bagian penting dalam menilai keterpaduan antara proses pendidikan, pelayanan klinis, dan tata kelola akademik yang diterapkan oleh program studi.

Pelaksanaan asesmen lapangan hari ketiga ini diharapkan tidak hanya menjadi sarana evaluasi, tetapi juga memberikan masukan konstruktif bagi pengembangan berkelanjutan Program Studi Subspesialis Obstetri dan Ginekologi FK-KMK UGM. Melalui proses akreditasi ini, FK-KMK UGM menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu pendidikan, memperkuat kolaborasi akademik–klinis, serta berperan aktif dalam pengembangan pendidikan kedokteran subspesialis di Indonesia.